Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi

IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

VISI

MENJADI PUSAT KAJIAN HINDU, UNGGUL, DAN BERDAYA SAING

IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan unggul yang berdaya saing berbasis nilai-nilai dharma, kearifan lokal, keilmuan, saintek, prinsip kebangsaan yang berkualitas dan dinamis.
  2. Mengembangkan penelitian dan kajian Hindu yang mendukung inovasi, kontekstual, perkembangan iptek, budaya lokal, dan isu-isu strategis masyarakat.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis spiritualitas Hindu dan budaya lokal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
  4. Memperluas jejaring kerjasama akademik dan kelembagaan dalam lingkup regional, nasional dan internasional untuk penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, berintegritas, dan berkarakter dalam penguasaan saintek untuk memenuhi sumber daya manusia yang memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.
  2. Menghasilkan penelitian yang inovatif dalam pengembangan keilmuan hindu secara holistik untuk mendukung upaya pengembangan budaya lokal, ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai kebutuhan isu-isu masyarakat global.
  3. Menghasilkan inovasi pengabdian kepada masyarakat secara konsisten dan terprogram untuk meningkatkan kehidupan yang bahagia, sejahtera dan berkarakter.
  4. Menghasilkan kerjasama yang baik dan berkelanjutan di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam upaya peningkatan mutu dan daya serap lulusan.
  5. Mewujudkan tata kelola kelembagaan yang akuntabel, transparan, dan adaptif terhadap perubahan global.
IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

STRATEGI

  1. Penguatan kurikulum berbasis interdisipliner nilai Hindu, kearifan lokal dayak, saintek, budaya dan kebutuhan global.
  2. Peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui pelatihan, studi lanjut dan kolaborasi riset.
  3. Pengembangan pusat studi Hindu dan kearifan lokal dayak sebagai basis riset, publikasi, pelestarian adat dan budaya.
  4. Digitalisasi layanan akademik dan non akademik untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas.
  5. Membangun kemitraan strategis dengan perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, swasta, dan organisasi keagamaan dalam dan luar negeri.
  6. Peningkatan mutu akreditasi institusi dan program studi secara berkelanjutan.
  7. Pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berbasis spiritualitas, eko-teologi, ekonomi kreatif dan budaya lokal.