IAHNTPNews,- Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya melaksanakan apel pagi di awal tahun 2026 yang bertempat di halaman Rektorat pada Senin (05/01). Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Rektor IAHN-TP, Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag, serta diikuti oleh seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan pegawai di lingkungan IAHN-TP.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa tanggal 5 Januari merupakan hari pertama efektif kerja di tahun 2026. Ia mengawali arahannya dengan ucapan selamat Tahun Baru kepada seluruh keluarga besar IAHN-TP. “Selamat Tahun Baru. Semangat baru, pemikiran baru, dan harapan yang lebih cerah dalam menyongsong serta menyiapkan umat masa depan,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa masa depan umat tidak bergantung pada bangsa lain, melainkan ditentukan oleh upaya dan komitmen bersama. “Bagaimana masa depan umat itu tidak tergantung pada bangsa lain, tetapi tergantung pada kita semua. Kampus ini berkembang juga tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi oleh seluruh keluarga besar IAHN-TP dan mahasiswa,” tegasnya.
Menurutnya, kemajuan institusi tidak dapat digerakkan oleh satu orang pimpinan semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen kampus. “IAHN-TP tidak bisa dimotori oleh seorang pimpinan saja, tetapi oleh semua komponen. Ide dan gagasan harus saling melengkapi, inovasi dan kreativitas harus dibarengi dengan sinergi serta tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan para dosen terkait kebijakan pembiayaan studi lanjut di tahun 2026. “Untuk tahun 2026, pembiayaan S3 tidak ada anggaran baru selain yang sudah berjalan. Oleh karena itu, kami berharap bapak dan ibu dosen yang belum mendapatkan beasiswa IAHN-TP agar proaktif mencari informasi beasiswa dari sumber lain,” jelasnya.
Selain itu, Rektor turut menegaskan kebijakan bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). “Mahasiswa yang sudah mendapatkan KIP di fakultas tidak perlu membayar UKT. Tidak perlu menunggu kapan dibayarkan, karena mekanismenya tidak seperti biasanya,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Rektor menyinggung hasil keputusan rapat kerja (raker) terkait pelaksanaan perkuliahan. “Keputusan raker menyatakan bahwa siapa pun yang kuliah tetap diberikan hak kuliah, namun harus memperhatikan keilmuan. Jangan sampai memilih program studi yang keilmuannya belum ada. Kita harus jelas, mau ke mana arah keilmuan kita,” pungkasnya.
Apel pagi ini menjadi momentum awal tahun untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun IAHN-TP yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing dalam menyiapkan umat masa depan.//mr//

