MENYALANews,- Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya menggelar kegiatan Coffee Morning bersama unsur pimpinan pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Ruang Rektor.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag. Dalam arahannya, Rektor membahas sejumlah agenda penting, salah satunya terkait implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rektor menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan dalam undang-undang tersebut, instansi pemerintah tidak diperkenankan lagi melakukan pengangkatan pegawai honorer. Oleh karena itu, seluruh unsur pimpinan diminta untuk bersama-sama mempedomani dan mencermati regulasi yang berlaku, termasuk menyikapi Surat Edaran (SE) Sekretaris Jenderal tentang tindak lanjut penataan kepegawaian di lingkungan Kementerian Agama.
“Seluruh unsur pimpinan harus memahami dan mengimplementasikan ketentuan undang-undang serta surat edaran yang telah diterbitkan, sehingga kebijakan yang diambil tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tegas Rektor.
Selain membahas penataan kepegawaian, Rektor juga menekankan pentingnya percepatan dan keseriusan dalam penyusunan borang akreditasi institusi. Ia mengingatkan agar borang akreditasi disusun dan dikemas dengan baik, sistematis, serta memenuhi standar yang telah ditetapkan, demi peningkatan mutu dan daya saing institusi.
Memasuki bulan suci Ramadan, Rektor juga mengingatkan seluruh unsur pimpinan untuk mengikuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal dan instruksi Rektor terkait pengaturan jam kerja selama bulan puasa. Meski terdapat penyesuaian jam kerja, aktivitas perkuliahan dan pelayanan administrasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Coffee Morning berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai gagasan strategis turut dibahas guna mendorong kemajuan civitas akademika Kampus IAHN Tampung Penyang agar semakin berkembang, unggul, dan “semakin menyala” dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan dunia pendidikan.//ar//

