Apel Pagi dan Penyerahan Mahasiswa KKN: Rektor IAHN Tekankan Keikhlasan dan Kebangkitan Spiritual

MENYALA,- Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan kembali mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan ini berlangsung di halaman rektorat pada Senin (06/04).

Apel pagi dipimpin langsung oleh Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya memaknai momentum hari besar keagamaan seperti Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah sebagai proses penyucian diri. “Ketiga memiliki makna yang sama, yakni proses pensucian diri. Melalui Nyepi, umat Hindu menjalankan empat brata untuk mencapai kesucian. Demikian pula dalam Islam dan Kristen, yang mengajarkan kembali pada hati yang suci,” ujarnya.

Rektor juga menekankan pentingnya nilai keikhlasan dalam kehidupan, khususnya dalam dunia kerja dan pendidikan. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk bekerja dengan hati yang tulus tanpa pamrih, serta menjunjung tinggi integritas dan dedikasi. “Bekerja dengan ikhlas akan melahirkan kinerja yang baik, bukan semata-mata untuk dilihat pimpinan, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab dan pengabdian,” tambahnya.

Selain itu, Rektor mengingatkan mahasiswa yang telah menyelesaikan KKN agar segera bangkit dan fokus menyelesaikan studi, terutama dalam penyusunan skripsi hingga ujian akhir dengan kualitas yang baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah mendampingi kegiatan akademik, termasuk para rohaniawan dari Mahamakut Buddhist University Isan Campus (MBU ISC), Thailand yang memberikan inspirasi dalam penguatan spiritual mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan pentingnya praktik spiritual seperti yoga dan meditasi di lingkungan kampus, tidak hanya sebatas teori, namun sebagai upaya membangun kesadaran diri dan memperkuat jati diri mahasiswa.

Sementara itu, Ketua LPPM IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 159 mahasiswa KKN telah resmi dikembalikan ke kampus untuk melanjutkan program akademik.

Ia menegaskan agar seluruh mahasiswa segera menyelesaikan laporan individu, kelompok, serta artikel ilmiah sebagai bagian dari kewajiban akademik. Kegiatan KKN sendiri telah berlangsung sejak 19 Februari hingga 8 Maret 2026. “Dengan berakhirnya masa KKN, kami berharap mahasiswa tidak lagi menunda kewajiban akademik dan dapat menyelesaikan studi tepat waktu,” tegasnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas serta seluruh pihak yang telah menerima, membimbing, dan mendukung pelaksanaan KKN sehingga berjalan dengan baik dan lancar.//mr//