Prodi Filsafat Agama Hindu Gelar Webinar di Era New Normal

Webinar Filsafat

IAHN-TPnews,- Jumat (24/7/2020) Program Studi Filsafat Agama Hindu Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya menggelar webinar dengan tema Menelisik Prospek Ilmu Filsafat dalam Dunia Kerja pada Era New Normal. Webinar yang digelar secara daring (online) dan memiliki kapasitas peserta 500 orang ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dekan FDDBW membuka secara resmi kegiatan Webinar Prodi Filsafat Hindu
Dekan FDDBW membuka secara resmi kegiatan Webinar Prodi Filsafat Hindu

Tiwi Etika, Ph.D selaku Dekan Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya IAHN-TP Palangka Raya membuka secara resmi webinar ini di dalam acara pembukaan webinar Prodi Filsafat Agama Hindu bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Lantai II IAHN-TP Palangka Raya. Acara pembukaan webinar dilaksanakan secara terbatas dan dihadiri oleh unsur pimpinan dan pejabat fungsional maupun struktural Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya serta diikuti oleh seluruh peserta webinar secara online. Dalam sambutannya, Tiwi menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan webinar ini.

“Ilmu Filsafat sebagai mother of knowledge diharapkan dapat memberikan pemikiran atau sudut pandang yang epimestic, logis, dan kritis bagaimana kita bisa survive dan tetap bisa produktif di tengah pandemi ini,” tuturnya.

Acara yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan pada era kenormalan baru dalam masa pandemi COVID-19 ini menghadirkan Kunti Ayu Vedanti, S.Fil.H., M.Ag sebagai Host dan Puspo Renan Joyo, S.Ag., M.Pd.H sebagai Moderator.

Narasumber pertama menyampaikan materi
Narasumber pertama menyampaikan materi

Dr. L.G. Saraswati Putri Dewi, S.S., M.Hum, Dosen Filsafat Universitas Indonesia selaku narasumber pertama dalam webinar ini menyampaikan bahwa wabah mampu mengubah segala lini kehidupan masyarakat baik pada aspek sosial, ekonomi, politik, maupun budaya. Menurutnya, kondisi ini dapat mengakibatkan melambannya aktivitas ekonomi yang dapat menimbulkan dampak terjadinya deurbanisasi dan deglobalisasi.

“Menurut data dari Kementerian Desa, 805.479 orang kembali ke desa dikarenakan hilangnya lapangan pekerjaan di kota, desa akan menjadi bagian penting untuk menghadapi arus deglobalisasi dan deurbanisasi ini, sehingga dibutuhkan suatu terobosan, termasuk mendukung desa memaksimalisasikan pertanian dan perdagangan menggunakan teknologi digital,” ungkapnya.

Rektor sebagai narasumber webinar menyampaikan materi
Rektor sebagai narasumber webinar menyampaikan materi

Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil, Rektor IAHN-TP Palangka Raya selaku narasumber kedua menyampaikan bahwa Ilmu Filsafat memiliki prospek kerja yang sangat baik dalam dunia kerja di berbagai bidang profesi mulia dan berprestasi.

“Era New Normal sebagai pembelajaran untuk menciptakan kerja produktif dan dinamis menuju hidup sejahtera rohani (niskala) dan jasmani (sakala),” tutup Rektor di akhir pemaparan materi. //sar//